Jarum jam menunjukkan pukul 23.00 WIB...
Malam yang sunyi hanya ditemani suara
dengkuran... dengkurannya siapa ya... (wkwkwkwwk). Dikatakan sudah ngantuk
ya belum, dikatakan belum ya ngantuk... apa itu namanya?-----> agak
ngantuk???.... (ya bolehlah)...
Tadi sore, sekitar pukul 16.30 WIB dengan
antrean nomor 504. Maksudnya? maksudnya aku sedang berada di kantor Pos buat
ngirim berkas lamaran CPNS yass. Ya Alloh, semoga tahun ini adalah giliranku yang
masuk daftar pencarian bakat...eh... daftar nominasi CPNS DKI Jakarta. Aamiin.
Yup, untuk kedua kalinya mendaftar di sana. Selain karena kuota yang super
banyak kalau dibandingkan dengan daerah-daerah lain di Indonesia, juga
karena.......eemmm... untuk alasan yang satu ini masih jadi rahasia deh,,,
hehehe.
Jakarta
Tahun lalu, Jakarta jadi prioritas utama.
Meski sangat menyadari dengan suasananya yang sebagian orang bilang "gak
enyaaaakkkk". Tapi entah kenapa semua hanyalah angin lewat yang gak
berarti apa-apa... Keinginan untuk merantau tetap kuat. Sayangnya Ibuku setengah
hati untuk melepasku ke kota itu. Sampai-sampai pernah terjadi adegan ketuk
palu. Yah, pokoknya ibuku gak suka aja kalau aku daftar di sana. Mungkin salah
satu penyebab ketidaklulusanku adalah minimnya restu ibu...hehehe... (ngeles
banget :p).
Semarang
Nah, ini dia. Semarang. Salah satu kota
yang pernah kusinggahi selama 4 tahun... (lebih tepatnya 3 tahun 11 bulan). Panas, macet, asap, debu... bukan hal baru lagi. Tapi, aku tetap
menikmatinya. Bahkan pernah bercita-cita buka usaha roti bolen spesial durian
di sana. Pemikiran itu muncul ketika sedang skripsi yass... Namanya juga anak
muda berusia 22 tahun yang kadang masih suka labil, liat acara di TV yang bagusan
dikit en menarik aja imajinasinya langsung seawang-awang. Hemmmm... sepertinya niat merantau ke Semarang harus kubuang jauh-jauh. :D
Kebumen
Kebumen adalah salah satu kota kecil di Jawa Tengah. Di sinilah aku dilahirkan, 24 tahun silam. Lingkungannya (menurutku) masih sejuk dan alami. Masyarakatnya juga ramah-ramah...hehehe. Lalu, apa yang paling membuatku terpesona dengan Kebumen?? Banyak. Keluarga, saudara, teman-teman, tempat wisata kuliner (ujung-ujungnya makanan) aku dapatkan di sini... Eh, bukan berarti di Semarang (dan tempat lainnya) gak bisa dapat teman or saudara ya, tapi di sinilah awal mula aku "bersosialisasi". Bagaimanapun juga yang paling dominan ada di memori adalah masa-masa di Kebumen, not Semarang and all...
Kalau nanti aku harus meninggalkan Kebumen, kemungkinan besar akan sangat merindukan Kota ini. Aku bersyukur bisa lahir dan tinggal di sini. Thanks God ^_^
*Pintaku: semoga tahun ini lolos. Di manapun itu, Insya Alloh yang terbaik... aamiin...
0 komentar:
Posting Komentar