Pages

Jumat, 18 Mei 2012

Sampai detik ini

Hari ini aku di rumah. Masak, nyuci, nyapu, dll adalah hal biasa yang selalu kulakukan setiap berada di rumah. Aku masak sop fren... kenapa ya setiap melakukan sesuatu terlihat sangan ribet.. hanya masak sepanci sop,harus melalui langkah panjang. Bapakku suka makanan berkuah, maklum sudah tua sih so ibuku pesen agar aku masak sop saja. Pertama ngupas sayur, nyuci, buat bumbu. nah ini nih yang lama. Buat bumbunya tuh pertama ngulek lada dan bawang putih, haluskan. Gongso bumbu tersebut dengan sedikit minyak goreng, sisihkan. Tuangkan kira2 50 ml minyak goreng, tumis bawang bombai dan bawang merah hingga kering secara terpisah, sisihkan. Rebus air hingga mendidih, kemudian bumbu, wortel, bakso, garam dan gula pasir, aduk rata dan tunggu hingga wortel dan bakso hampir matang. Langkah terakhir adalah masukan kobis, muncang sledri, dan tomat kira2 5 menit. Angkat, sajikan.
Sampai detik ini aku paling takut mbantah perintah bapakku, mungkin hampir tidak pernah. Ketika beliau memintaku melakukan A, B, C, D..maka aku akan melakukannya selama itu baik. Tapi dalam beberapa hal, ada yang tak bisa diganggu gugat. Dan kuharap beliau bisa mengerti. Kalau setiap hari harus masak, nyuci, nyetrika, ngepel, and all, ok..aku tak keberatan dan tak akan membantahnya. Sedangkan dengan ibuku, aku sih santai. Beliau juga orang yang sangat santai, so... dibuat slow aja...heheheh
Fren,,,apa yang harus kulakukan... aku sedih sekali... kenapa ada yang berubah... ini memang salahku... aku yang salah...karna tak seharusnya begini,,, (krik krik krik.. matahari senja,,, angin meniup kemejam rok, dan kerudungku)...

Sabtu, 12 Mei 2012

Ketika

Sudah lama absent dikarenakan gag punya jaringan. Mau beli kartu modem GSM mahal sih. Jadi tertarik beli yang CDMA, persis kaya punya ade kosku. Ini juga lagi nyewa punya dia. Berhubung belum ada budget, tunda dulu deh, lagipula belum butuh-butuh amat. 
Hemmm sampai sekarang masih stagnan di sini, belum nglirik skripsi blas. Ya Alloh, kenapa ya kok gag ada spirit. Santai boleh2 aja...nek bahasa inggrisnya tuh slow but sure (pelan tapi pasti). Ternyata terulang untuk kedua kalinya, waktu mau ngerjain proposal skripsi juga gini suasananya. Tapi kalau udah sekali megang, selanjutnya jadi kebawa terus... So butuh waktu aga lama untuk menghadirkan yang namanya good mood. Bismillah...semoga Alloh is always with me, you, and us...aamiin...
Mungkin aku di semarang full sampai pertengahan bulan juli fren, setelah itu bakal 95% (Insya Alloh) di rumah terus sambil nunggu wisuda. Waktu berlalu begitu cepat. Bu pecel juga berkata hal yang sama denganku. Aku suka di Semarang. Rasanya dah menyatu. Tapi bagaimanapun juga harus membagi waktu dengan orang tua. Ketika aku lulus kuliah, novy masuk kuliah. Seperti yang pernah kukatakan, aku bukanlah seseorang yang bermasalah dengan jarak. Sejak kecil udah terlatih hidup independent, juga udah banyak merasakan kasih sayang ortu (cie,,,) so pengen cari suasana lain hehehe. Kata psikolog, ketika kecil banyak merasakan kasih sayang ortu, maka ketika dewasa nanti akan tumbuh menjadi seseorang yang mandiri... mungkin aku salah satu buktinya. Semenjak lahir hingga berusia 9 tahun, orang tuaku benar2 memanjakanku, tapi menjelang usia 10 tahun, mereka berubah haluan, cenderung mendidik disiplin dan agak keras. So, beginilah karakter yang kumiliki setelah berpetualang mencari identitas diri. Semoga suatu saat nanti Alloh memberikan jalan terbaik...
Suatu hari aku nonton film jepang dan dari isi cerita tersebut ada kata2 yang intinya berjalanlah dengan kakimu sendiri, ketika kamu ingin berbalik maka berbaliklah...karna yang kuinginkan bukan sosok "boneka". Tentu saja aku akan berjalan dengan kakiku sendiri. Apa kata2 itu ada hubungannya dengan jalani apa yang ada saat ini ya...lalu kata SO7...tak usah pikirkan hari esok (sahabat sejati).. Mungkin untuk melupakan sesuatu aku gag mungkin akan sukses melakukannya...karna kalau memang belum ingin melupakan maka jangan dilupakan..hohoho...baiklah..