Pages

Kamis, 14 Juni 2012

Sesuatu...

Hari selasa dan rabu aku pergi ke UNDIP tembalang, nganter sepupunya ade kos tes SNMPTN. Selama dua hari mengembara di sana, emmm...baru bisa berkomentar kalau kampusnya tuh lumayan bagus. Kapan lagi kalau gag sekarang, mumpung ada tujuan and kesempatan berkunjung. Sebenarnya aku sama sekali belum pernah ke sana, so maklum aja setiap lewat TOL Tembalang selalu tengok kanan kiri berharap bisa liat kampus itu, tapi gag pernah tersampaikan cos mungkin emang gag terlihat kalau dari jalan TOL. 

Hari kedua di sana, aku bertemu 2 orang laki2 dengan tinggi kira2 168 cm, warna kulit "putih bersih", dan tidak jelek. Mereka adalah teman ade kosku yass. Setelah lama saling diam, tiba2 salah satu dari mereka membuka pembicaraan dengan bercerita tentang penglaman hidupnya. Sebut saja Anton. Anton merupakan alumni UNDIP beberapa tahun lalu. Dia kuliah di Singapura via pertukaran pelajar. Kembali dari Singapura speaking Englisnya Insya Alloh bisa dikatakan very good deh. Dia juga seorang event organizer dan pengarang "novel". mendengar kata Novel, aku sempet tertarik banget dan my curiosity 99 derajat celcius, waw... Yups, aku suka nulis yass... banyak karyaku yang mendapat apresiasi...cieeeee.... meski baru tingkat keluarga : pertama kali mendapat apresiasi ketika duduk di kelas empat SD dan bapakku sendiri yang memberikan apresiasi itu... Meski hanya kata2 yang kuterima, tapi benar2 melambungkan hati hingga ke angkasa, tingkat kelas (kls 3 SMP): masuk 3 terbaik (memang hanya 3 siswa yg mendapat nilai B+) dari 40 siswa dan kata guruku udah layak dikirim ke surat kabar dengan beberapa revisi lagi padahal hanya diberikan waktu 5 menit untuk mengarang dengan tema yang sudah ditentukan, lomba nulis cerpen di SMA tingkat mahasiswa KKN (peringkat 3), dan tingkat majalah sekolah: pas liburan semester 3 aku sengaja buat cerpen dan nitip adekku ikut seleksi cerpen terbaik untuk rubrik cerpen majalah ex SMA..jadi penyusup hahahaa..eh malah lolos seleksi..Alhamdulillah...^^ Meski begitu aku belum pernah coba kirim ke majalah or surat kabar...cos perlu kemauan besar dari dalam, susana hati mendukung, dan inspirasi. Kalau ketiga hal tersebut bersatu, ide2 terus mengalir hingga paragraf terakhir (ending)... So gag butuh waktu lama dalam menghasilkan satu karya sastra... haduwh,,, bahasaku kok gini amat ya...

Tak tau apa yang sedang hati ini rasakan..meski milik sendiri. Belum bisa melangkah maju untuk memulai sesuatu yang baru... karena hati belum berhasrat meninggalkan papan ini. Biar saja waktu yang membawaku melangkah lagi. Masih bertahan dan diam. Sungguh sulit... bukankah bumi selalu berputar, planet2 juga tak pernah berhenti mengelilingi matahari... begitu juga dengan jalan hidupku... akan ada episode selanjutnya...

Sabtu, 09 Juni 2012

A fragile heart

Setiap kejadian itu seperti misteri yang terus mengalir dan tak terduga. Ada klimaks ada juga antiklimaks. Ada masalah pasti ada penyelesaiannya. Bukankah setiap penyakit itu ada obatnya, tapi ada satu yang tak bisa diobati yaitu penyakit "pikun", dalam Al-Qur'an sudah dijelaskan kok. Ketika hati sedang sangat down, otak akan meresponnya. Mungkin bisa dikatakan kondisi sedang "syok". Seiring waktu berjalan syok itu hilang, dan otak pun meresponnya lagi. Saat itu pikiran kembali normal dan santai. Baru deh bisa berpikir layaknya orang lagi stabil.
"A fragile heart". Akhir2 ini banyak kutemui seseorang yang mengatakan statement itu bahkan ada yang mencurahkan hatinya via sms, jejaring sosial dan live (face to face). Apa memang sedang musimnya ya??. Aku tau bagaimana rasanya yass, benar2 mengganggu saluran pernafasan. Yang penting tuh percaya saja kalau memang ditakdirkan iya, pasti iya... anggaplah semua yang terjadi sebagai kerikil kecil yang mengiringi langkah kita. Tidak perlu gegabah untuk mencari pengganti. Slow saja... karena ini bukanlah jawaban dan akhir dari segalanya... Seandainya masih mampu untuk bertahan, why not. Tidak usah membohongi hati dengan mencari hiburan lain kalau memang belum menginginkannya. Hemm tapi ini cocoknya sih buat seseorang yang gag mau memiliki hati bercabang, cukup satu cabang saja, Insya Alloh termasuk si penulis juga hehehee. Alloh masih punya skenario yang tak akan pernah usai sampai kehidupan ini benar2 berakhir. Akan tetap menunggu hingga Alloh sendiri yang mengakhirinya. Akan bertahan dan bertahan hingga Alloh mematahkan pertahananku ini... karena aku sendiri sebenarnya belum mampu untuk melangkah dan menghirup udara baru... Biarlah semua mengalir seperti aliran air.. Yes, I shall strive to keep on standing here even if it so hurts..Insya Alloh...

Jumat, 08 Juni 2012

Dalam Diam...

Hari ini aku ke kampus. Bimbingan dosen pertama lagi dan lagi, cos dosen kedua lebih sulit ditemui. Apalagi minggu depan katanya mau ngawasin peserta tes SNMPTN. So semakin gag ada harapan buat ketemu deh. Fren, jumat minggu lalu, aku bimbingan bab 1, 2, dan 3 di lab Kesenian apa pendidikan ya (kurang tau) setelah temenku seminar proposal. Kemaren (kamis) aku ke kampus buat bimbingan bab 1,2,3, dan 4. Tapi malah bu dosen (I) buru2 mau pergi ke kampus pusat, so akhirnya gag jadi bimbingan deh. Cuma di kasih garis besarnya aja kalo bab 4 tuh "begini and bla2.." itu aja ditujukan buat semua yang sedang bimbingan hari itu. Nah hari ini (jumat) aku ke kampus lagi buat bimbingan bab 4. Bu dosbing tanya tentang pembahasan keterampilan guru, lalu aku menjawab bla bla bla.. aku juga tanya "bu kalau seperti ini bagaimana" kemudian beliau menjawab "ya.." di akhir perjumpaan bu dosbing langsung memintaku buat sidang... waw... langsung menuju abstrak deh sama revisi di bag. pembahasan.. Subhanalloh...Padahal aku ingin bertanya banyak hal tentang bab 4, tapi kok malah udah dibilang gitu ya,,,semoga berita ini benar2 terjadi...cos aku juga gag tau persis, bisa saja bu dosbing berubah pikiran... Dulu waktu lagi jaman pusing2nya buat proposal "kisi2 instrument" bener2 langsung lolos uji tanpa revisi... Meski begitu ini akan menjadi kado yang tertunda, why??? aku masih ada kuliah dan gag bisa ujian sebelum yudisium (katanya) but it's ok, yang penting kelar dulu...sambil menunggu hari H, aku akan melakukan hal lain...Ya Alloh.. Engkau selalu memberi kemudahan tapi di sisi lain Engkau juga memberi kesulitan...tapi aku percaya, hari kemarin bukanlah suatu kesulitan, hanya saja Engkau meminntaku bersabar hingga saat itu tiba. Satu hal yang kupercaya bahwa ketulusan pada akhirnya akan berbuah ketulusan... Tidak apa2...mungkin ini memang yang terbaik... Dalam diam akan kusimpan "semua itu"...^_^

Kamis, 07 Juni 2012

Lebih Indah

Saat ku tenggelam dalam sendu
Waktupun enggan untuk berlalu
Ku berjanji tuk menutup pintu hatiku
Entah untuk siapapun itu
*courtesy of LirikLaguIndonesia.Net
Semakin ku lihat masa lalu
Semakin hatiku tak menentu
Tetapi satu sinar terangi jiwaku
Saat ku melihat senyummu

Dan kau hadir merubah segalanya
Menjadi lebih indah
Kau bawa cintaku setinggi angkasa
Membuatku merasa sempurna
Dan membuatku utuh tuk menjalani hidup
Berdua denganmu selama-lamanya
Kaulah yang terbaik untukku
Kini ku ingin hentikan waktu
Bila kau berada di dekatku
Bunga cinta bermekaran dalam jiwaku
Kan ku petik satu untukmu


Kaulah yang terbaik untukku
Ku percayakan seluruh hatiku padamu
Kasihku satu janjiku kaulah yang terakhir bagiku

No Title...

Apabila dua orang telah digariskan untuk dapat hidup bersama...
maka...
sejauh apapun mereka...
sebanyak apapun rintangan yang menghalangi...
sebesar apapun beda diantara mereka...
sekuat apapun usaha mereka untuk menghindarkannya...
meski mereka tidak pernah komunikasi sebelumnya...
meski mereka sama sekali tidak pernah membayangkan sebelumnya bahkan tidak pernah saling bertegur sapa...

PASTI tetap saja mereka akan bersatu....
Seakan ada magnet yang menarik mereka...
akan ada hal yang datang untuk menyatukan mereka berdua akan ada suatu kejadian yang membuat mereka saling mendekat dan akhirnya bersatu...

Namun...
Apabila dua orang telah ditetapkan untuk tidak berjodoh...
maka...
Sebesar apapun usaha mereka untuk saling mendekat...
Sekeras apapun upaya orang disekitar mereka untuk menyatukannya...
Sekuat apapun perasaan yang ada diantara mereka berdua...
Sebanyak apapun komunikasi diantara mereka sebelumnya...

PASTI akan ada hal yang membuat mereka akhirnya saling menjauh ,ada hal yang membuat mereka saling merasa tidak cocok, ada hal yang membuat mereka saling menyadari bahwa memang bukan dia yang terbaik ,ada kejadian yang menghalangi mereka untuk bersatu...bahkan kalau mereka diikat sekalipun pasti akan terlerai ikatan itu..

Namun...yang perlu kita ingat adalah...
Yakinlah dengan segala Ketentuan yg diberikan oleh Allah ,apa yg telah digariskan,yg telah ditulis oleh Allah dalam Kitab_Nya..
Adalah yg TERBAIK untuk kita kerana Dia lah yang Maha Tahu apa yang TERBAIK buat kita...sementara kita hanya mengetahui sedikit dan itupun hanya berdasarkan pada persangkaan kita...

Maka itu,
Jika kita tidak mendapatkan suatu hal yang kita inginkan...
itu bukan berarti bahwa kita tidak pantas untuk mendapatkannya....namun justru bererti kita pantas mendapatkan yang lebih baik lagi...
meskipun saat ini...mata manusia kita tidak memahaminya...
meskipun saat itu...perasaan kita memandangnya dengan sebelah mata...meskipun saat itu...otak kita melihatnya sebagai sesuatu yang buruk....

Tidak...jangan terburu-buru mengatakan bahwa engkau telah diberikan sesuatu yang buruk....bahwa engkau tidak pantas....
karena kelak...engkau akan menyadarinya...bahwa apa yang telah hilang darimu....bahwa apa yang tidak engkau dapatkan....bukanlah yang terbaik untukmu...bukanlah yang pantas untukmu...bukanlah sesuatu yang baik untukmu....

Perbanyakkanlah bekalmu dan doamu...
Yakinlah.. Allah akan memilihkan yg Terbaik buatmu
dan menggantikan kehilangan itu dengan yang lebih baik lagi banding yg hilang menurut pilihan_Nya....
Aamiin.........
 
Resource: SEHB...

Senin, 04 Juni 2012

Cinta...

Hari ini aku pergi ke bank buat withdraw sekaligus transfer uang 10 ribu rupiah ke rekening sendiri. Ortuku ngirim uangnya pas-pasan, so gag ada sisa saldo sama sekali. Soalnya setiap bulan kepotong Rp 2.500,00 sih. Setelah kucek di ATM, "lho kok pas banget, gag ada sisa beberapa ribu rupiah blas". Akhirnya langsung lari ke teller bank dengan nomor antrean A 241.
Ketika menunggu dosen pengembangan pembelajaran IPA SD, seperti biasa utak atik Hp dulu nek gag FB-an ya browsing2. Berhubung Hp utama ketinggalan di kos (kebiasaan buruk suka lupa) akhirnya utak atik Hp bekas punya ibu deh. Sejak pertama kali pakai tuh Hp, baru tadi siang sempet buka inbox. Nah, hari ini aku bener2 dikejutkan dg sesuatu yang so sweet banget, hehehe. Sisa sms2 yang diterima ibu via Hp itu masih ada yang tertinggal and belum dihapus. Cos kesimpen di memori Hp. Ada nomor yang membuat mata terbelalak dan tertawa hebat hingga menusuk ulu hati. Isi sms itu mengingatkanku ketika masih SMA, di saat lagi puncak-puncaknya. 
Salah satu sms itu tertulis
"Seandainya waktu bisa disingkat, saya singkat agar cepat sampai tanggal 9. Akupun sangat meridukan sekali untuk bersanding" 2 Maret 2012, 21:52:49
Selanjutnya:
"Bentar lagi AA pulang de, jangan sedih ya" 5 Maret 2012, 19:18:25
Satu lagi:
"Ya sayang...Tiiiiiiiitttttttt (edit)" 8 Maret 2012, 13:27:55
Itu adalah beberapa sms dari sekian banyak sms yang dikirim bapak buat ibu ketika bapak ada urusan di Puewokerto selama 10 hari. Ya Alloh, meski usia bapak sudah 51 tahun dan usia ibu 46 tahun, tapi ternyata kata2 manis bapak masih tetap 17 tahun. Aku sama sekali gag menyangka, ternyata dibalik kedewasaan yang selalu mereka tampakkan tersimpan kemesraan yang terus terpupuk. Seandainya aku tak pernah membaca sms itu, mungkin gag akan terpikirkan olehku walau hanya 1 mm...^_^.
Itulah cinta yang setelah 4 tahun berubah menjadi rasa sayang, nyaman, dan damai ketika bersamanya. Ibuku gag modis, gag cantik (tapi pas muda katanya cantik), gag bisa masak seenak bapak, gag bisa jahit baju, gag bisa naek motor, tapi beliau pandai baca Al-Qur'an (yang buat bapak tertarik) ramah, gag pelit (cos selalu mengajarkanku untuk selalu bersedekah) supel, cerewet, lucu.. makanya aku lebih deket sama ibu, heheehe... sedangkan bapakku adalah seseorang yang gag ada dalam diri ibuku. So mereka bener2 saling melengkapi. Aku berkesimpulan, bapakku telah menerima ibuku seutuhnya..inilah aku apa adanya pak...ya, aku sudah menerimamu apa adanya bu...^_^...