Pages

Selasa, 26 Agustus 2014

Belajar (lagi)

Hi...
Berjumpa lagi dengan saya... Wow... rumputnya sudah tinggi-tinggi pertanda jarang diurusin nih. Senasib sama blog ini dong... authornya lagi sibuk sih (ceileh... gayane selangit). Haaaahhhh.... Thanks God,,, oksigen sore ini cukup melimpah. Alahamdulillah PKKS telah berakhir. PKKS? apa itu PKKS. PKKS = Penilaian Kinerja Kepala Sekolah. Gak ada sangkut pautnya sama kesibukanku sebenernya. Cuma kalau lingkungan sekitar sedang "bussy" secara otomatis ikut terbawa. Tapi gak ada salahnya membantu pekerjaan beliau (Kepsek) kalau memang diperlukan... Bagaimanapun juga beliau adalah insan yang membutuhkan bantuan orang lain. Nah, itu alasan mengapa manusia disebut sebagai makhluk sosial...
Oya...Saat ini dan kemarin, aku sedang terpikirkan oleh nasib my students. Jujur saja, aku gak terlalu konsen dalam mengajar. Salah satunya karena "wira-wiri" dan diminta "begini-begitu". Di lubuk hati terdalam, sama sekali gak masalah, tapi ya salah satu akan ada yang menjadi korban. 
Menjadi seorang pengajar adalah cita-citaku sejak kecil yasss dan tidak ada idea yang lain. Lalu ketika menginjak kelas V SD, muncul pandangan baru (sedikit meningkat). Jadi dokter, yea dokter. Bahkan sekarang pun masih ada hasrat itu... xixixixxi... Alasan kenapa begitu tertarik menjadi guru adalah munculnya pemikiran "enak ya, tinggal perintah muridnya nyatet sampai jempolnya kapalen" intinya ya suka perintah gitu deh (hem... pemikiran macam apa itu :p)... Tapi, setelah terjun sungguhan dalam dunia pendidikan, semua pemikiran itu SALAH. Ternyata banyak yang harus dipersiapkan. Terutama kesiapan mental untuk mengemban tanggung jawab (hehe, ini lebay banget). Bekerja di lapangan sangat bertolak belakang dengan dunia perkuliahan yasss. Di sini, aku gak cuma dituntut untuk bisa menghadapi siswa nangis, berantem, kepengin pipis, etc, tapi juga harus bisa bersosialisasi dengan rekan kerja dan masyarakat sekitar. Padahal gak ada materi or praktik "sosialisasi antar sesama di lingkungan sekolah". Karena itu, aku bersyukur atas nikmat ini, nikmat menjadi seorang GTT (wkwkwkwwk) meski gaji ga seberapa, tapi Alhamdulillah cukup banget. Cukup buat beli bensin dan pulsa sebulan ----> no jajan... (hehehee... miris).... Di tempat inilah aku belajar arti "sosialisasi" lalu mencoba mengaplikasikannya. Sampai kapanpun akan tetap belajar "bersosialisasi"...

0 komentar:

Posting Komentar