Hari ini aku ke asrama polisi buat tes kesehatan. Habis itu ke satlantas kebumen. SIMku dah habis masa berlakunya fren sejak senin kemarin (2 April 2012).Wah 5 tahun lalu aku buat SIM dengan penuh perjuangan, tepatnya tanggal 5 April 2007 (seingetku),pokoknya pas hari kamis setelah pulang sekolah langsung dijemput bapakku di depan pintu gerbang SMA.
Pergi ke asrama polisi seorang diri.Berhubung belum pernah sama sekali,akhirnya aku tanya sama bapak2 pas lagi fC. KTP. Aku gag kenal bapak2 itu, tapi aku inget bahwa malu bertanya sesat di jalan. Sebenernya udah dijelaskan sama bapak rute perpanjangan SIM tuh gemana ,karena aku orangnya terdesign suka hal yang mendadak, wejangan bapak gag kumasukan ke memori jangka panjang. Selama perjalanan menuju tempat FC. blas gag ada bayangan mau ngapain. Ya begitulah aku.Kadang heran sama diriku yang kacau kaya gini,huuftt. percaya or gag, setiap kali akan penelitian di SD tuh malem harinya nyante...banget, malah nonton TV,bobo gasik sambil menggalau (kadang2). Paginya baru kelabakan. Padahal bangun gasik sih, tapi gag tau kenapa malah santai2. Aku juga sadar belum ngeprint soal 25 eksemplar dan RPP, belum nyiapin alat peraga, belum nyetrika baju, belum punya planning mau ngapain pas ngajar. Semua kukerjakan dalam waktu 3 jam fren. Padahal berangkat ke SD jam 11.kebetulan SD-ku masuk siang.jadi pas hari-H-nya baru beraksi. Sedangkan apa yang harus kulakukan ketika mengajar kupikirkan ketika dalam perjalanan.Waktu seminar proposal aja, video-ku jadi jam setengah 10 pagi, padahal jam 11 harus udah stand by di kampus, belum mandi and sarapan juga. Ini benar2 kebiasaan buruk. Tapi kalau gag kaya gitu, greget buat bertindak low banget.
Oya,aku mau cerita tentang planingku setelah lulus nanti. Fren, aku pengen banget bisa kerja di Semarang, tapi apa sanggup sih hidup sendiri dari hasil kerjaku yang mungkin belum seberapa. Cos kemaren sore aku bincang2 sama ortu,ortuku nyuruh cari kerja di sini(kebumen).Mereka sebenernya ngijinin kalau aku kerja di Semarang, tanpa mereka mentransfer uang lagi just buat bayar kos and pulsa, selebihnya aku sendiri yang ngebiayain. So,aku bingung...itu dah jadi resiko. Kesimpulannya,mereka memberi kebebasan padaku mau kemana aja,tapi semua biaya hidup ditanggung sendiri. kalau di rumah kan makan tinggal ambil,uang pulsa masih ditanggung ibu hehehe.paling uang kerjakau buat beli bedak lah ibarate. ya Alloh semoga Engkau memberikan yang terbaik..aamiin...Aku pengen bisa kerja diluar kota.Sekali lagi kukatakan,mungkin HTML diriku didesign sebagai jiwa yang independent. Banyak dari mereka yang ingin kembali ke daerah asal, sedangkan aku yang Insya Alloh diberi jalan mudah untuk kembali malah gag taken. Ini adalah pilihan sulit, tapiaku percaya jika Alloh sudah menetapkan untuk kembali,aku tetapakan kembali, dan sebaliknya. Hiks hiks hiks...
0 komentar:
Posting Komentar