Semalem aku bobo bareng mba kos, cos gag berani sendirian gara2 anaknya bu kos nonton TV dan programnya "Horor = Indi**" musiknya kebanyakan pake accord B, so membuatku berhalusinansi yang enggak2. Besok senin kuliah pengembangan pembelajaran IPA SD dan malemnya ngajar di bimbel huuuaaaahhhhh... senin adalah hari tegang sedunia. Aku pengen keluar dari bimbel sebenernya, emmm tapi enggak ah. Aku musti ikhlas menerima konsekuensi ini, karna dari awal ada wawancara tentang kesanggupanku. Dan dengan tegas kukatakan "Ya". Masa tiba2 menyerah. Di Semarang sedang ada Karnaval SCTV fren, pengen nonton sih, tapi kata temen kosku rame banget, mesti bakalan rempong. Lebih baik di kos aja, daripada desek2an. Aku belum pernah liat live konser blas, makanya ada sedikit niatan pengen nonton. Malah ortuku yang pernah liat, waktu itu ge konsernya Peterpan di stadion Kebumen.
Pengen pulang ke rumah, cos dah berhasrat...banget masak. Semalem aku juga mimpi masak, nyayur kacang panjang. Sepertinya aku nurunin gennya bapak, sama2 suka masak. Kalo bapakku yang ngehandle dapur tuh bisa beres and sukses. Waktu itu aku pernah coba buat pancake, brownies, agar2 coklat dicampur bumbu rahasia, perkedel kentang kesukaanku , finally satu kata yang kudapat dari bapakku "enak lho"...ya ampun..aku seneng banget. oya pernah buat bolu kukus juga ding pas semester 5 apa 4 ya, dan hasilnya sukses juga. sampe2 tetanggaku suruh mencicipi. Aku minta resep dari bu kos, beliau juga suka masak2. Setelah dapet resepnya, kupraktekan, alhamdulillah jadi. Apresiasi benget. Pernah terlintas di pikiranku, pengen lanjutin S-2 tapi ambil teknik tata boga, hahahha kres banget sama bidangku. sedikit cerita, ketika memasak perlu dilandasi dengan perasaan cinta dan ketulusan. Aku pernah baca artikel di blognya orang jepang tentang keajaiban air. Artikel tersebut menjelaskan bahwa sebenarnya air adalah benda hidup yang bisa merespon kata2 yang kita ucapkan. Ketika kita membisikan air tentang hal buruk, lalu diminum, maka air akan memberikan efek buruk pada tubuh kita dan sebaliknya. Oleh karena itu, kenapa banyak orang sembuh karena meminum air yang didoakan. Ini bukan hal transendental lagi yang konservatif dan gag logic, tapi ilmu pengetahuan lah yang berkata demikian. So, aku berkesimpulan bahwa ketika kita memasak, bukankah tak terlepas dari senyawa kimia yang bernama air. therefore, memasaklah dengan cinta dan ketulusan...^_^
Closing, cintailah seseorang dengan tulus tanpa mengharap apapun. Seperti cinta Alloh pada kita. Seandainya mau merenung, kita pasti bisa merasakan cinta yang menurutku invisible karna tak bisa terlihat oleh mata tapi sesungguhnya sangat nyata.
0 komentar:
Posting Komentar