Contoh :
Noun: To find a good job is a long process. (subject)
She is trying to find a job. (object)
Dari contoh di atas dapat kita ketahui bahwa to infinitive bisa dijadikan subject maupun object.Permainan pembolak-balikan subject-object ini bisa sahabat lihat pada cerita-cerita ataupun surat kabar yang berbau Bahasa Inggris.
Adjective: I am very happy to hear that
Adverb: He went to buy a car.
Oke mari kita simak fungsi to infinitive secara lebih detail.
Infinitive Sebagai Subject
Nah kali ini kita akan fokus akan fungsi to infinitive sebagai subject. To infinitive sering kali dijadikan subjek dalam sebuah kalimat. Dan tidak jarang juga infinitive ini secara teoritis menggantikan fungsinya sebagai “it”.
Contoh
To travel to Indonesia takes two hours
To explore the internet is entertaining
Nah ini sama saja artinya dengan :
It takes two hours to tavel to Indonesia
It is entertaining to explore the internet.
Nah inilah pembolak-balikan subjek tapi yang jelas arti dan makna dari kalimat tersebut adalah sama. Nah dengan mengetahui hal ini jadi kita seharusnya jangan terjebak lagi dalam salah pendefinisian Subject, Predicate, Object, dsb. Misalnya ada kata to yang disertai verb pada awal kalimat, lantas jangan kita judge dengan “oh itu kata kerja tuh jadi nggak mungkin jadi Subjek!”, hal tersebut adalah merupakan sebuah kesalahan fatal.
To infinitive tidak hanya menggantikan it tapi juga bisa menggantikan gerund.
Contoh :
To speak five languages well may be an advantage. ( to infinitive )
Speaking five languages well may be an advantage. ( gerund )
Dari contoh diatas bisa dilihat penulisannya berbeda tapi maknanya tetaplah sama. Tapi antara gerund dan to infinitive yang paling umum digunakan sebagai subject pada awal kalimat adalah gerund. Hal ini dikarenakan pengucapannya cenderung lebih mudah. Tapi posisi gerund dan to infinitive adalah sama yaitu sama-sama saling menggantikan.
Nah pada kebanyakan kasus, to infinitive bisa menjadi subject dikarenakan adanya accusative pronoun yaitu “ for + noun”.
Contoh :
For me to speak five languages well would be ideal.
For us to travel is exciting
For them to browse the internet is entertaining
Nah pada contoh kehidupan sehari-hari to infinitive diterapkan pada kasus-kasus pendefinisian maupun pengutipan akan sesuatu hal. Contoh bisa sahabat lihat di kamus-kamus Oxford. Di kamus tersebut setiap pendefinisian katanya dari A sampai Z dimulai dengan to infinitive.
Contoh :
To believe is very dull.
To be lulled into security is to die. -Oscar Wilde


0 komentar:
Posting Komentar