Pages

Selasa, 26 November 2013

I do

Katanya sabar itu gak ada batasnya,...well. Selama nafas ini masih berhembus, selama itu pula kesabaran harus tetap hidup dalam jiwa. Gludaakkk...aku jatuh menggelundung. Heemmm....hari ini  awan benar-benar mendung, semendung pikiranku. Meski gak tahu pasti apa yang sebenarnya sedang kurasakan. Lalu, kupejamkan mata ini. Disana aku melihat banyak sekali serpihan-serpihan yang gak begitu jelas itu apa. Semuanya bersatu padu tanpa bisa dipilah ataupun digolongkan berdasarkan jenisnya. Jika memang bisa dipisahkan, aku tidak tahu harus meletakkan sesuatu itu dimana. Ruwet, ruwet sekali.
Perasaan senang, sedih, netral, marah, dll seolah-olah berbaur menjadi satu dan membentuk bola-bola coklat rasa melon. Gak jelas. Ulangi lagi! Gak Jelaaaassss....!!! Ok, sekarang tarik nafas...Aku...aku adalah apa yang aku pikirkan... Apapun itu, tetaplah menjadi diri sendiri...entah orang lain suka or gak suka...cause itu urusan mereka. Yang penting gak bersikap merugikan dan berbuat ulah. Biarlah, waktu yang berbicara...
Dan kumohon padamu "positive thinking" teruslah temani aku dalam manapaki jalan ini. Jangan pernah berhenti untuk berkata, "Hey...hidup ini indah Girl!... ^_^.... Lakukan apa yang perlu kamu lakukan, selebihnya simpan saja sebagai cadangan makanan. Gunakan cadangan makanan itu di waktu yang tepat. Bukankah kamu pernah berada dalam posisi ini?... kamu menyesal kan, ketika sikap lebaimu mengalahkan bisikan malaikat yang terpuji...".
Sudahlah...sometimes we shall smile, sometimes we shall cry somehow...


0 komentar:

Posting Komentar