Pages

Selasa, 30 Juli 2013

Orange

Menulis...
Dulu ketika masih SD,menulis sama dengan brownies terenak yang pernah kumakan. Menulis ibarat zat adiktif yang mampu membuat diriku ketagihan. Sambil dengerin penjelasan guru,imajinasi berada di atas kepala dengan disinari lampu berdaya 100watt...cliiiinnnggggg...tangan menggerakkan pena dan terkadang senyam-senyum sendiri pertanda imajinasi sedang berjalan. Ya, aku sangat tertarik dengan aktifitas itu. Sekarang, udah mulai memudar. Mungkin karena banyak sekali kegiatan, eemmm...entahlah,semua terjadi begitu saja tanpa bisa dirasakan...
Hal terindah ketika menulis adalah bisa melatih daya ingat. Menurutku begitu. Selain itu, juga bisa menginterpretasikan sediri apa yang pernah dialami dengan bahasa yang "semau gue". Suatu saat nanti tentu saja tulisan ini akan memiliki nilai besar. Bukan hari ini, tapi kurang lebih 10 tahun kemudian.

Memilih...
Memilih bukan hal yang terlampau mudah rupanya. Tapi harus bisa bersikap tegas dalam menentukan pilihan. Pilihan terbaik itu jika dinilai secara objektif, bukan berdasar pada kegoisan yang kebanyakan hanya bertahan sementara karena adanya faktor x,y,z. Ketika hati dirasuki oleh dewi amor, virus galau memang mudah menyerang..sayangnya virus itu parasit obligat intraseluler. Kalau sudah hinggap ke organism, such as human being, bisa berabe...dia akan melakukan regenerasi kemana-mana. Ya, Aku pasrah,apapun yang akan terjadi. Aku hanya ingin orang yang ada di hatiku bahagia. Cukup, ga kurang dan ga lebih. Ternyata teori itu benar. Bahwa mencintai adalah memberi kebahagiaan demi kebahgiaan orang yang dicintai. Aku hafal teori itu sejak kelas II SMA. Waktu itu, bapakku langganan surat kabar, dan setiap hari ada kata-kata baru yang kuterima..hehehe...sekarang sih udah banyak yang lupa... Sekarang, semua aku serahkan sama Alloh... toh kalau ternyata memang belahan jiwa, ga akan kemana... (hening 30 menit) .............bingung mau bilang apa... sekian aja deh..hehehe... terlalu luas dan menyita waktu untuk ditulis, helehhhhh...:-p

2 komentar:

BEE POSSIBLE mengatakan...

bahasa ibu nya kaya gmana gitu....
bikin ikut ngayal ke dunia mu

Ferdausy Priharini mengatakan...

Duniaku...duniane extream mba banyak labirin...ati2 aja kalau udah masuk...hehehe...

Posting Komentar