Pages

Minggu, 26 Februari 2012

Dislike Mie Instant

Mie Instant??? oh no... menu makan malam kali ini adalah mie instant. Terpaksa banget, cause males keluar cari makan sih. Semarang malam ini lagi mendung. Tadi sore sempet hujan and mati listrik. So, enaknya stand by di kamar sambil on line, kalau lagi mood ya ngerjain proposal yang super chaos itu tuh.
Mie instant buat kesehatan jelas gag baik donk. Zat lilin yang terkandung baru teremulsikan setelah 3 hari. Habis itu boleh makan lagi deh. Tapi kalau terlalu sering bahaya juga. Apalagi buat usus. Beberapa tahun yang lalu, aku merasa kalau ususku gag beres metabolismenya. Setiap devekasi gag lancar. Intinya bermasalah banget deh. Lambung kadang melilit, makanya sering menkonsumsi kasava (pati singkong), meski rasanya gag enak, ngenekin gitu. Ditambah lactosa intolerance, huffttt...kumplit kan... Seiring bertambahnya usia, penyerapan laktosa memang semakin menurun. Mungkin ini yang meyebabkan aku gag cocok minum susu. Cause enzim lakatase yang dihasilkan buat memecah laktosa menurun sih. Jadinya tiap kali minum susu, kalau gag diare, mules, ya fluktuensi (kembung). 
Entah mengapa, setiap selesai makan mie instant, kepala jadi pusing and perut aga mual. Dari hati terdalam, aku gag begitu suka mie instant. Alhamdulillah ya Alloh, ini lebih baik dari pada jadi pecandu berat mie yang konon katanya kalau gag makan mie sehari aja hidup terasa hampa dan kosong. Aku ingin membiasakan hidup sehat natural fren. Semua serba alami. Ya..meski gag mungkin  terealisasikan 100% sih, tapi setidaknya ada keinginan menuju hidup sehat. Believe it or not, setiap sakit, aku gag mau minum obat. Obat kan racun, plus dari bahan2 kimia. Iee...(tidak /japanese), ogah beuds sungguh. Ketika batuk, aku beli kencur di pasar, terus kukkunyah,,,kress kresss kresss, getirnyo ditambah madu beli di mini market. Madu kan bersifat mukolitik yang membantu mengeluarkan mukosa (dahak)... kalau pilek, beli jahe anget di angkringan, kalau sakit perut + diare minum larutan kasava, dll. Bagaimana, alami kan??? oh iya, kalau sakit gigi pake koyo cabe ditempel di pipi. kumur air garam gag mempan sih. Setiap hari kuusahakan makan buah fren. Akhir-akhir ini sih lagi demen banget ngemil alpukat dengan cara dikeruk pake sendok lalu tuangkan sedikit susu coklat di atas alpukat yang sudah berada di sendok, terakhir masukan ke mulut dst. sampai alpukat habis,,,hemmmm nyummmiiiii...silakan dicoba dan rasakan sensasinya. So, jarang banget makan and minum yang aneh-aneh. Sebenernya aku suka fast food, soft drink and all. Tapi, aku sadar mereka gag baik buat tubuhku. Hidup adalah pilihan. Apapun itu, yang penting happy..heheheh...

menangis memang hal terampuh membuat hati lega dan lebih baik. Jika ingin menangis, menangislah dan jika ingin makan, makanlah. Bawa enjoy aja. Selama tangan masih mampu manggapainya saat ini, mengapa tak digapai saja. kesempatan gag selalu datang dua kali. Sama halnya dengan diriku yang gag suka main-main tentang perasaan. Jika hatiku mengatakan tidak, maka aku tak akan membalas senyuman itu, tapi ketika hatiku mengatakan ya, aku pasti membalas senyuman itu. Untuknya yang masih menjadi misteri, aku sedang berdiri menunggu di sini, setelah berhasil melewati kisah kelamku. Meski kau bukanlah seseorang yang sempurna, akankah menjadi masalah bagiku??? sama sekali tidak, karena aku pun tak sempurna. Kan kuterima kau apa adanya. karena hanya kecintaanmu pada_Nya, tanggung jawab, kesetiaan serta pengorbananmu yang kuinginkan. Kau tak perlu berdompet tebal, yang penting cukup, tak perlu berparas seperti Yusuf, atau sehebat ilmuwan-ilmuwan pngubah dunia. Rasa ini kutitipkan untukmu pada_Nya... ^_^
 

0 komentar:

Posting Komentar