Pages

Selasa, 28 Februari 2012

Surprise

Hari ini alhamdulillah bisa bimbingan dosen pertama sekaligus kedua. Semoga Engkau selalu memberikan kemudahan ya Alloh. Meski moment seminarku sepertinya masih lama, tapi akan terus berusaha untuk mencapai target. Bismillah...
Siang, pukul setengah satu WIB, aku dan mba kos pergi ke toko roti (SH). Kami berencana membelikan mba sekamarku kue ultah. Berhubung tanggal tua dan hanya berdua saja yang sepakat beli, gag bisa beli kue tart deh. Hanya brownies with toping berukuran 15 x 15 cm2. 28 Februari, dia ultah yang ke-22. meski ga meriah, tapi akan menjadi kenangan terindah buat cerita di buku diary, apalagi kalau dibacanya setelah 10 tahun kemudian. Bakal so sweet deh... Ini adalah bentuk perhatian dan rasa sayang kami kepadanya fren. Kalau diukur dengan uang memang gag seberapa, bahkan sangat tak seberapa. Bukankah yang terpenting adalah makna dibalik itu semua...^_^
Malam ini aku mengajar siswaku dengan konsentrasi rendah. Sepertinya memang gag bisa membagi pikiran ke beberapa hal secara bersamaan. Maksudnya susah banget mbimbing siswa lebih dari satu, apalagi tingkat kognitfnya beda, usia beda, karakter beda, dan beda-beda lainnya. So what lah...apalagi skripsi yang seolah-olah terus melambai-lambai dan tersenyum sinis padaku karena iri ingin diperhatikan. Baiklah skripsi, aku selalu punya waktu untukmu kok...^_^
Besok aku silaturahim ke SD tempat PPL bersama teman-teman satu kelompok. Tujuan kami ke sana pastinya bahas materi buat acuan RPP ketika penelitian nanti. Tapi sebelumnya perlu basa-basi juga dong biar gag keliatan kaku. Semoga aja gag lama. Oya, berhubung belum lincah naik motornya, kuputuskan nebeng temen perempuanku, ya....dari pada ketinggalan, heheheh...aku emang takut lewat pantura, cause jalannya serem sih, kendaraannya gede-gede. Rasanya kaya mau dimakan sama mereka, hiiiiiii.... selain itu, lebih suka dibonceng dari pada memboncengkan. Sebenernya sih aku lebih tatag dan ngrasa aman kalau dibonceng cowok. Berhubung teman laki-lakiku yang biasa kutebengin dah merit, labih baik sama temen cewek saja hehhehe...
Oya, tadi habis pulang ngajar (setengah sembilan malem WIB) aku beli pulsa di angga sel, sekalian beli susu coklat cair buat temen makan alpukat. Niatnya pulang les langsung bablas ke sana. Berhubung tiba2 pas di jalan hujan aga lebat, akhirnya kuputuskan pulang ke kos. Nah...baru 5 menit masukin motor, hujannya berhenti. akhir2 ini hujan emang seneng banget ngledek, sebel deh... So pergi ke angga selnya jalan kaki sama payungan...jaga2 aja, siapa tau hujan lagi. Aku sengaja memaksakan diri beli pulsa, cause takut kalau-kalau kartu SIM X* ku hangus. Habisnya aku tuh ceroboh banget. Kalau gag ilang ya hangus. Sering kelupaan ngisi sih. Apalagi ini kartu kenang-kenangan KKN. waktu itu aku beli kartu lagi dikarenakan X*ku ilang, padahal baru beli juga (X* yang ilang) di sana (Brebes), tuh kan ceroboh banget.... tetep dong kartu permanenku Insya Alloh A*. Tapi semua anggota keluarga and sebagian besar sodara2ku tuh X* or M*. Intinya cuma aku yang kartunya A*. Mau ganti, sayang sih, cs banyak menyimpan kenangan. Apalagi kalau inget sejarahnya. Waktu itu aku lagi PPA, dan kebetulan nomor HP bapak A* so kuputuskan ganti kartu, cs waktu itu kartuku X* 081916714126 heheh masih apal (kebalikan sama sekarang, heheh) nah waktu mau beli aku jalannya mundur, cs diajak cerita sama temenku. Dan tiba2...krrreeetttkkkk brrraaakkk...aku nabrak papan "Sedia Pulsa" sampai patah. Ya Alloh betapa malu dan gag enaknya hati ini. Berhubung aga muka tembok, tak buat biasa aja, hehehe...dan ternyata kartu perdana A* yang ada di counter itu tinggal 1, nah itu yang kupakai sekarang fren. Bagaimana, sesuatu kan???..oya balik lagi. Pas di sana ketemu temen kuliahku, dia tanya "kamu jalan kaki sendiri ke sini?" kujawab "iya,hehehh"...intinya heran aja sama aku, mau-maunya,hehheh... Sebenernya ini bukan masalah besar. mau jalan or naik motor sama aja. malah kalau boleh milih, untuk jarak yang sebegitu dekatnya, labih baik jalan. Emmm orang kan beda-beda, hehhehe... pesan yang ingin kusampaikan adalah jalan kaki itu menyehatkan dan bisa mencegah osteoporosis...so selama masih bisa dijangkau dengan berjalan kaki, why not...because I like taking a walk fren...^_^ Semangat !!

Senin, 27 Februari 2012

Hari Ini

Hari ini bimbingan dosbing 2 untuk pertama kali. Awalnya mau ketemu dosbing 1, tapi ternyata gag dateng. Mungkin udah saatnya ketemu bu dosbing 2 hehehe. Harapanku detik ini, semoga bisa seminar, target kapan, pokonya ada yang penting secepatnya, aamiin...Setelah itu, berdasarkan opini mereka yang sudah-sudah, jadi lebih plong dan beban pikiran melayang ke udara. Cause 1 pintu telah terlewati. So, aku mungkin akan lebih relax dan bisa memikirkan hal lain. 
Mengajar siswa yang punya karakter berbeda jauhhhhhh...harus sabar. Diucapkan memang gampang, tapi kenyataan di lapangan?? Ok, aku tau kalau there is no accounting for tastes (setiap orang berbeda-beda). Jus take a deep breath (menarik napas panjang) menghadapi semua. Alloh maha adil, mungkin di satu sisi aku diberi jalan yang mudah, tapi di sisi lain, jalan yang kutempuh penuh liku dan terjal. Dan aku percaya bahwa setiap orang akan merasakan hal yang sama denganku, meski jalannya berbeda, hehehe...
Tetap semangat ya..^_^...

Minggu, 26 Februari 2012

Dislike Mie Instant

Mie Instant??? oh no... menu makan malam kali ini adalah mie instant. Terpaksa banget, cause males keluar cari makan sih. Semarang malam ini lagi mendung. Tadi sore sempet hujan and mati listrik. So, enaknya stand by di kamar sambil on line, kalau lagi mood ya ngerjain proposal yang super chaos itu tuh.
Mie instant buat kesehatan jelas gag baik donk. Zat lilin yang terkandung baru teremulsikan setelah 3 hari. Habis itu boleh makan lagi deh. Tapi kalau terlalu sering bahaya juga. Apalagi buat usus. Beberapa tahun yang lalu, aku merasa kalau ususku gag beres metabolismenya. Setiap devekasi gag lancar. Intinya bermasalah banget deh. Lambung kadang melilit, makanya sering menkonsumsi kasava (pati singkong), meski rasanya gag enak, ngenekin gitu. Ditambah lactosa intolerance, huffttt...kumplit kan... Seiring bertambahnya usia, penyerapan laktosa memang semakin menurun. Mungkin ini yang meyebabkan aku gag cocok minum susu. Cause enzim lakatase yang dihasilkan buat memecah laktosa menurun sih. Jadinya tiap kali minum susu, kalau gag diare, mules, ya fluktuensi (kembung). 
Entah mengapa, setiap selesai makan mie instant, kepala jadi pusing and perut aga mual. Dari hati terdalam, aku gag begitu suka mie instant. Alhamdulillah ya Alloh, ini lebih baik dari pada jadi pecandu berat mie yang konon katanya kalau gag makan mie sehari aja hidup terasa hampa dan kosong. Aku ingin membiasakan hidup sehat natural fren. Semua serba alami. Ya..meski gag mungkin  terealisasikan 100% sih, tapi setidaknya ada keinginan menuju hidup sehat. Believe it or not, setiap sakit, aku gag mau minum obat. Obat kan racun, plus dari bahan2 kimia. Iee...(tidak /japanese), ogah beuds sungguh. Ketika batuk, aku beli kencur di pasar, terus kukkunyah,,,kress kresss kresss, getirnyo ditambah madu beli di mini market. Madu kan bersifat mukolitik yang membantu mengeluarkan mukosa (dahak)... kalau pilek, beli jahe anget di angkringan, kalau sakit perut + diare minum larutan kasava, dll. Bagaimana, alami kan??? oh iya, kalau sakit gigi pake koyo cabe ditempel di pipi. kumur air garam gag mempan sih. Setiap hari kuusahakan makan buah fren. Akhir-akhir ini sih lagi demen banget ngemil alpukat dengan cara dikeruk pake sendok lalu tuangkan sedikit susu coklat di atas alpukat yang sudah berada di sendok, terakhir masukan ke mulut dst. sampai alpukat habis,,,hemmmm nyummmiiiii...silakan dicoba dan rasakan sensasinya. So, jarang banget makan and minum yang aneh-aneh. Sebenernya aku suka fast food, soft drink and all. Tapi, aku sadar mereka gag baik buat tubuhku. Hidup adalah pilihan. Apapun itu, yang penting happy..heheheh...

menangis memang hal terampuh membuat hati lega dan lebih baik. Jika ingin menangis, menangislah dan jika ingin makan, makanlah. Bawa enjoy aja. Selama tangan masih mampu manggapainya saat ini, mengapa tak digapai saja. kesempatan gag selalu datang dua kali. Sama halnya dengan diriku yang gag suka main-main tentang perasaan. Jika hatiku mengatakan tidak, maka aku tak akan membalas senyuman itu, tapi ketika hatiku mengatakan ya, aku pasti membalas senyuman itu. Untuknya yang masih menjadi misteri, aku sedang berdiri menunggu di sini, setelah berhasil melewati kisah kelamku. Meski kau bukanlah seseorang yang sempurna, akankah menjadi masalah bagiku??? sama sekali tidak, karena aku pun tak sempurna. Kan kuterima kau apa adanya. karena hanya kecintaanmu pada_Nya, tanggung jawab, kesetiaan serta pengorbananmu yang kuinginkan. Kau tak perlu berdompet tebal, yang penting cukup, tak perlu berparas seperti Yusuf, atau sehebat ilmuwan-ilmuwan pngubah dunia. Rasa ini kutitipkan untukmu pada_Nya... ^_^