Pages

Selasa, 28 Mei 2019

Lembaran Baru

Hari ini saya kedatangan sahabat lama. Terakhir ketemu sekitar setahun yang lalu waktu silaturahim Idul Fitri di perumahan belakang kolam renang Gading. Sebagai yang ditamoni dan jauh lebih muda saya berusaha lebih banyak diam dan mendengarkan. Padahal sekali bercerita, seandainya itu ditulis bisa jadi sampai 1 lembar kertas folio baru dikasih titik. Meskipun begitu saya tetap setia menyimak kata demi kata yg beliau lontarkan. Mungkin bagi para pengantin baru ini adalah acara talk show yang paling ditunggu2. Karena tema kali ini membahas tentang kehidupan di awal pwrnikahan.
Baiklah, di sini saya akan menceritakan beberapa hal yang tadi siang kami bahas (gaya mau presentasi).
Setiap orang pasti punya masalah. Kecuali dia adalah orang beruntung. Cukuplah mengambil hikmah dari masalah orang lain tanpa harus mengalaminya. Namun kebanyakan orang yg menikah akan mengalami berbagai cobaan sebagai penguji iman mereka dalam mengarungi bahtera rumah tangga. Ada yang diuji dari hal ekonomi, orangtua, mertua, keturunan, pasangan, ataupun orang ketiga.

Ekonomi
Saya pribadi juga pernah mengalami masa2 di mana harus prihatin. Tinggal di kost2an  berukuran 4mx4m bersama suami. Kalau masak di depan pintu. Kompornya pakai kompor portable yang buat camping. Alhamdulillah masih bisa masak sendiri biar gak kebanyakan micin.

Orangtua
Sebenarnya orangtua saya (ibu) sangat menyayangkan kalau saya resign jadi GTT. Padahal gaji aja gak cukup buat beli bensin sebulan. Apalagi untuk menyambung hidup. Beliau seolah2 kecewa berat dengan keputusan yang saya ambil. Ya.. pokoknya gitu banget deh.. hehe

Mertua
Selama menikah alhamdulillah kedua mertua saya baik. Perubahannya mungkin jadi lebih capek fisik karena tidak ada perempuan di rumah selain ibu mertua. Jadi, sebagai menantu (perempuan) ya sebaiknya membantu pekerjaan beliau... Sejujurnya lebih cenderung ke pemikiran pribadi---> "cuma ngrepotin". Karena bagaimanapun saya hanyalah seorang ibu rumah tangga. Belum bisa memberikan apa2 selain tenaga.. hehe..

Keturunan
Untuk hal ini kami hanya bisa berusaha dan berdoa, tapi murni Alloh-lah yang menentukan. Alhamdulillah setelah 10 bulan menikah, kami diamanahkan adanya embrio yang sedang tumbuh di rahim saya..

Pasangan
Alhamdulillah saya masih punya kesempatan bisa mutung sama mas bojo lalu dibelikan coklat/ es krim biar sembuh.

Orang Ketiga
No coment deh.. awas aja kalau macem2..😔

Ya begitulah..
Saya tidak s. Bahkan mungkin saya lebih beruntung..




0 komentar:

Posting Komentar