Pages

Senin, 21 Maret 2011

Ranah Kognitif


DOMAIN RANAH KOGNITIF, AFEKTIF DAN PSIKOMOTOR

Tingkatan Domain Kognitif
Tingkat
Deskripsi
I. Pengetahuan
Arti: Pengetahuan terhadap fakta, konsep, definisi, nama, peristiwa, tahun,
daftar, rumus, teori, dan kesimpulan.

Contoh kegiatan belajar: mengemukakan arti, menamakan, membuat daftar,
menentukan lokasi, mendeskripsikan sesuatu, menceritakan apa yang terjadi,
menguraikan apa yang terjadi.
II. Pemahaman Arti:

Pengertian terhadap hubungan antar-faktor, antar konsep, dan antar-data,
hubungan sebab-akibat, dan penarikan kesimpulan.

Contoh kegiatan belajar: mengungkapkan gagasan/pendapat dengan kata-kata
sendiri, membedakan, membandingkan, mengintepretasi data, mendiskripsikan
dengan kata-kata sendiri, menjelaskan gagasan pokok, menceritakan kembali
dengan kata-kata sendiri.
III. Aplikasi
Arti: menggunakan pengetahuan untuk memecahkan masalah atau
menerapkan pengetahuan dalam kehidupan sehari-hari.

Contoh kegiatan belajar: menghitung kebutuhan, melakukan percobaan,
membuat peta, membuat model, merancang strategi.
IV. Analisis
Arti: Menentukan bagian-bagian dari suatu masalah, penyelesaian, atau
gagasan dan menunjukkan hubungan antar-bagian tersebut.

Contoh kegiatan belajar: mengidentifikasi faktor penyebab, merumuskan
masalah, mengajukan pertanyaan untuk memperoleh informasi, membuat
grafik, mengkaji ulang.
V. Sintesis
Arti: menggabungkan berbagai informasi menjadi satu kesimpulan atau konsep
atau meramu/merangkai berbagai gagasan menjadi suatu hal yang baru.

Contoh kegiatan belajar: membuat desain, mengarang komposisi lagu,
menemukan solusi masalah, memprediksi, merancang model mobil-mobilan,
pesawat sederhana, menciptakan produk baru
VI. Evaluasi
Arti: Mempertimbangkan dan menilai benar-salah, baik-buruk, bermanfaat-tak
bermanfaat.
Contoh kegiatan belajar: mempertahankan pendapat, beradu argumentasi,
memilih solusi yang lebih baik, menyusun kriteria penilaian, menyarankan perubahan, menulis laporan, membahas suatu kasus, menyarankan strategi
baru.

Tingkatan Domain Afektif
Tingkat
Deskripsi
I. Penerimaan
(Receiving)
Arti: Kepekaan (keinginan menerima/memperhatikan) terhadap fenomena
dan stimuli atau menunjukkan perhatian yang terkontrol dan terseleksi.

Contoh kegiatan belajar: sering mendengarkan musik, senang membaca
puisi, senang mengerjakan soal matematika, ingin menonton sesuatu, senang
membaca cerita, senang menyanyikan lagu.
II. Responsi
(Responding)
Arti: Menunjukkan perhatian aktif, melakukan sesuatu dengan/tentang
fenomena, setuju, ingin, puas meresponsi (menanggapi).

Contoh kegiatan belajar: mentaati aturan, mengerjakan tugas,
mengungkapkan perasaan, menanggapi pendapat, meminta maaf atas
kesalahan, mendamaikan orang yang bertengkar, menunjukkan empati,
menulis puisi, melakukan renungan, melakukan introspeksi.
III. Acuan nilai
(Valuing)
Arti: Menunjukkan konsistensi perilaku yang mengandung nilai, Termotivasi
berperilaku sesuai dengan nilai-nilai yang pasti, Tingkatan: menerima, lebih
menyukai, dan menunjukkan komitmen terhadap suatu nilai.

Contoh kegiatan belajar: mengapresiasi seni, menghargai peran,
menunjukkan keprihatinan, menunjukkan alasan perasaan jengkel,
mengoleksi kaset lagu, novel, atau barang antik, melakukan upaya
pelestarian lingkungan hidup, menunjukkan simpati kepada korban
pelanggaran HAM, menjelaskan alasan senang membaca novel.
IV. Organisasi
Arti: Mengorganisasi nilai-nilai yang relevan ke dalam satu sistem,
Menentukan saling hubungan antar nilai, Memantapkan suatu nilai yang
dominan dan diterima di mana-mana.

Tingkatan: Konseptualisasi suatu nilai dan Organisasi suatu sistem nilai.

Contoh kegiatan belajar: bertanggung jawab terhadap perilaku, menerima
kelebihan dan kekurangan pribadi, membuat rancangan hidup masa depan,
merefleksi pengalaman dalam hal tertentu, membahas cara melestarikan
lingkungan hidup, merenungkan makna ayat kitab suci bagi kehidupan.
V. Karakterisasi
(menjadi karakter)
Arti: Suatu nilai/sistem nilai telah menjadi karakter, Nilai-nilai tertentu telah
mendapat tempat dalam hirarki nilai individu, diorganisasi secara konsisten,
dan telah mampu mengontrol tingkah laku individu.

Contoh kegiatan belajar: rajin, tepat waktu, berdisiplin diri, mandiri dalam
bekerja secara independen, objektif dalam memecahkan masalah,
mempertahankan pola hidup sehat, menilai masih pada fasilitas umum dan
mengajukan saran perbaikan, menyarankan pemecahan masalah HAM,
menilai kebiasaan konsumsi, dan mendiskusikan cara-cara menyelesaikan
konflik antar-teman.

Tingkatan Domain Psikomotor
Tingkat
Deskripsi
I. Gerakan refleks
Arti: Gerakan refleks adalah basis semua perilaku bergerak, Responsi
terhadap stimulus tanpa sadar, misalnya: melompat, menunduk, berjalan,
menggerakkan leher dan kepala, menggenggam, memegang.

Contoh kegiatan belajar: mengupas mangga dengan pisau, memotong dahan
bunga, menampilkan ekspresi yang berbeda, meniru gerakan polisi lalu lintas,
juru parkir, meniru gerakan daun berbagai tumbuhan yang diterpa angin.
II. Gerakan dasar
(Basic fundamental
movements)
Arti: Gerakan ini muncul tanpa latihan tapi dapat diperhalus melalui praktik,
Gerakan ini terpola dan dapat ditebak.
Contoh kegiatan belajar:
Contoh gerakan tak berpindah; bergoyang, membungkuk, merentang,

mendorong, menarik, memeluk, berputar.
Contoh gerakan berpindah: merangkak, maju perlahan-lahan, meluncur,
berjalan, berlari, meloncat-loncat, berputar mengitari, memanjat.
Contoh gerakan manipulasi: menyusun balok/blok, menggunting,
menggambar dengan crayon, memegang dan melepas objek, blok, atau
mainan.
Keterampilan gerak tangan dan jari-jari: memainkan bola, menggambar.
III. Gerakan persepsi
(Perceptual
abilities)
Arti: Gerakan sudah lebih meningkat karena dibantu kemampuan perseptual.

Contoh kegiatan belajar: menangkap bola, mendrible bola, melompat dari
satu petak ke petak lain dengan 1 kali sambil menjaga keseimbangan,
memilih satu objek kecil dari sekelompok objek yang ukurannya bervariasi,
membaca, melihat terbangnya bola pingpong, melihat gerak pendulum,
menggambar simbol geometri, menulis alfabet, mengulangi pola gerak tarian,
memukul bola tenis, pingpong, membedakan bunyi beragam alat musik,
membedakan suara berbagai binatang, mengulangi ritme lagu yang pernah
didengar, membedakan berbagai tekstur dengan meraba.



0 komentar:

Posting Komentar